DAFTAR: NEWSLETTER, TIPS, DISKON MENARIK & PRODUK TERBARU | NAMA
EMAIL

Katalog Produk Sutera Warna

Pakaian Sutera dalam Pandangan Islam

Ragam Kain Sutera

Kehidupan sehari-hari seorang muslim/muslimah tidak boleh sedikit dan sekalipun melenceng dari hukum-hukum Islam yang telah ditetapkan. Sumber hukum Islam yang paling utama dan menempati posisi tertinggi adalah hukum yang berasal dari Alqur’an dan Hadist.

Salah satu dari keseluruhan bagian kehidupan sehari-hari seorang muslim/muslimah yang telah diatur itu adalah persoalan mengenai bahan-bahan pakaian yang boleh dipakai oleh seorang muslim/muslimah.

Kain sutera yang halus dengan beragam motif dan warna yang indah tentunya sangat menarik untuk dipakai semua orang, khususnya kaum wanita. Namun, tak sedikit pula kaum pria yang memakai pakaian yang terbuat dari sutera.

Ternyata, terdapat hukum Islam yang melarang kaum pria memakai pakaian sutera. Berikut Hadist-hadist yang mengatur tentang hal tersebut:

Dari Ali ra berkata: “saya melihat Nabi Muhammad Saw memegang kain sutera di tangan kanannya, dan memegang emas di tangan kirinya kemudian beliau bersabda: “sesungguhnya dua benda ini haram bagi umatku yang laki-laki”.” (HR. Abu Daud)

Dari Umar bin Khattab ra berkata: “Nabi Muhammad Saw bersabda: “janganlah kamu sekalian memakai kain sutera, karena sesungguhnya orang yang telah memakainya di dunia maka nanti di akhirat tidak akan memakainya lagi”.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Dari Umar bin Khattab ra berkata: “saya mendengar Nabi Muhammad Saw bersabda: “sesungguhnya orang yang memakai kain sutera adalah orang yang tidak akan mendapat bahagian nanti (di akhirat)”.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Dari Anas ra berkata: “Nabi Muhammad Saw bersabda: “barangsiapa yang memakai kain sutera di dunia maka tidak akan memakainya nanti di akhirat”.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Dari Abu Musa Al Asy’ary ra bahwasanya Nabi Muhammad Saw bersabda: “memakain kain sutera dan emas itu haram bagi umatku yang laki-laki dan halal bagi umatku yang perempuan”. (HR. At Turmudzy)

Dari Hudzaifah ra berkata: “Nabi Muhammad Saw telah melarang kami untuk minum dan makan dengan bejana emas dan perak, serta melarang pula untuk memakai kain sutera baik yang tipis maupun yang tebal dan melarang pula untuk duduk di atasnya.” (HR. Bukhari)

Larangan ini mungkin terdengarnya hanya sepele, namun hal ini sering terlupakan oleh kaum pria. Apalagi zaman yang semakin maju dan berkembang, di mana aspek fashion dan penampilan tidak lagi menjadi hak mutlak kaum wanita saja, tetapi sekarang ini banyak sekali kaum pria yang sangat memperhatikan style pakaiannya.

***

Ragam Benang Sutera

Menurut jenisnya, kain sutera dapat dibagi menjadi 2 (dua) kategori yaitu kain sutera alami dan kain sutera sintesis. Kain sutera alami adalah kain sutera yang serat-serat bahan benangnya berasal dari ulat/kepompong sutera. Sedangkan kain sutera sintesis adalah kain sutera yang serat-serat bahan benangnya dihasilkan dari polimer senyawa-senyawa kimia seperti rayon, polyester, nylon, dan sebagainya.

Dihubungkan dengan hukum larangan memakai sutera di atas, maka yang dimaksudkan sebagai kain sutera yang haram dipakai oleh kaum pria adalah kain sutera yang berkategori sutera alami. Sedangkan kain sutera yang berkategori sutera sintesis boleh untuk dipakai. Hal tersebut berdasarkan Fatwa Al-Lajnah Ad-Daimah No. 10656 (Komisi Fatwa Kerajaan Arab Saudi; Ketua: Abdul Aziz bin Baaz; Wakil Ketua: Abdurrazzaq Afifi; Anggota: Abdullah bin Ghudyaan).

Kain sutera sintesis yang berbahan rayon, polyster, nylon, dan sebagainya pada dasarnya sama dengan jenis kain-kain pada umumnya untuk memproduksi pakaian-pakaian untuk pria-wanita yang banyak dijual di mall, toko, butik, dan sebagainya dengan berbagai model dan variasinya. Hanya saja, kain sutera sintesis ini dengan bahan-bahan sintesisnya dibuat dan diproduksi dengan motif-motif sutera, sehingga disebutlah kain sutera sintesis, kainnya adalah kain sintesis dan motifnya adalah motif sutera.


Sumber Referensi:

- Hadits Nabi Muhammad Saw tentang Haramnya Kain Sutera untuk Laki-laki. Baca selengkapnya

- Bolehkah Laki-laki Memakai Sutera “Sintesis”. Baca selengkapnya

- Klasifikasi Serat Tekstil. Baca selengkapnya